(Image source: pixabay)

Ini mungkin terdengar mengejutkan, tetapi tahukah kamu bahwa sebenarnya Anda belum hamil selama minggu pertama kehamilan. Kehamilan diukur pada kalender 40 minggu, dan hari pertama dimulai pada hari pertama siklus menstruasi terakhir Anda. Anda menjadi hamil di dekat akhir minggu kedua atau awal minggu ketiga, tergantung pada kapan tubuh Anda berovulasi. Ovulasi menandai masa subur tubuh Anda. Di sini ada beberapa tips cara mengetahui ciri ciri hamil yang akan kami bahas secara singkat satu persatu.

– Tanda-tanda ovulasi:

Siklus ovulasi Anda menentukan tanggal pasti Anda hamil. Ovulasi biasanya terjadi antara 13 hingga 20 hari setelah hari pertama haid Anda, tergantung pada lamanya siklus Anda. Ketika Anda berovulasi, salah satu indung telur Anda melepaskan sel telur yang bergerak ke saluran tuba Anda. Untuk terjadi kehamilan, sperma juga harus melakukan perjalanan yang panjang ke saluran tuba dan harus memenuhi sel telur pada waktu yang optimal. Waktu ini bisa sulit untuk ditentukan tanpa pengamatan yang cermat. Ada beberapa metode yang dapat Anda gunakan untuk membantu memprediksi kapan Anda berovulasi. Jika Anda mencari tanda dan sinyal ovulasi, Anda dapat memprediksi tanggal kesuburan kalian. Ini akan membantu Anda menentukan kapan Anda harus melakukan hubungan intim.

– Lacak haid Anda

Anda mungkin pernah mendengar bahwa siklus menstruasi yang khas berlangsung selama 28 hari. Namun, banyak wanita tidak memiliki siklus 28 hari, dan beberapa siklus wanita bervariasi dari bulan ke bulan. Lacak periode Anda selama beberapa bulan untuk membantu Anda menentukan pola siklus menstruasi Anda. Untuk melakukan ini, cukup tandai hari pertama periode Anda sebulan sekali. Anda bahkan dapat mencoba aplikasi kesuburan, yang akan membantu Anda menghitung kapan terjadinya ovulasi berdasarkan siklus rata-rata Anda.

– Ukur suhu tubuh basal Anda

Suhu basal tubuh Anda akan berubah ketika Anda berovulasi. Anda kemungkinan besar akan hamil dua atau tiga hari sebelum suhu Anda naik. Anda akan membutuhkan termometer khusus untuk mengukur suhu tubuh basal Anda. Untuk menentukan kapan suhu tubuh basal Anda berubah, catat suhu Anda setiap hari dan perhatikan pola yang berkembang. Anda harus mengukur suhu tubuh pada waktu yang sama setiap pagi, biasanya saat bangun tidur. Karena Anda perlu mengatur waktu hubungan intim sebelum kenaikan suhu, Anda perlu melacaknya selama beberapa bulan untuk menemukan polanya.

– Amati keputihan Anda

Saat berovulasi, keputihan Anda akan berubah dalam tekstur dan konsistensi. Keputihan Anda akan menjadi jernih dan licin, seperti putih telur mentah, saat tubuh Anda bersiap untuk berovulasi. Setelah ovulasi, keputihan anda akan menjadi keruh dan lebih kental, dan kemudian akan hilang dengan sendirinya.

– Gunakan tes ovulasi

Cara lain untuk menentukan kapan Anda sedang berovulasi adalah dengan menggunakan suatu alat tes ovulasi. Tes ini menggunakan urin Anda untuk mengukur apakah ada hormon kehamilan dalam tubuh Anda, yang dapat memprediksi ovulasi. Anda dapat membeli alat tes ini di konter atau online. Ikuti instruksi yang disediakan dengan tes untuk memastikan Anda mendapatkan hasil yang akurat.

Diatas adalah tips untuk mengetahui kalian sedang berovulasi atau yang lebih dikenal dengan ciri-ciri hamil. Tetapi jika anda tidak terlalu yakin dengan ciri ciri kehamilan anda, anda bisa pergi kedokter untuk melakukan beberapa tes kehamilan seperti USG dan tes lainnya, semoga artikel ini bermanfaat untuk kalian!

Share This