Hampir tiga dekade sudah masyarakat Indonesia berteman akrab dengan makhluk yang bernama internet. Selama itu pula, entah disadari atau tidak, banyak sekali perubahan gaya hidup yang kita alami. Terlebih, setelah makhluk yang satu ini menjelma menjadi super cepat dengan jaringan 4G LTE-nya. Hal tersebut, sudah pasti kian mendorong perubahan gaya hidup masyarakat dari yang konvensional menuju sesuatu yang serba digital. Bener nggak?

Satu contoh saja, adalah dalam hal pembayaran. Orang-orang mungkin dulu rela untuk menghabiskan waktunya dalam antrean panjang hanya demi mendapatkan tiket kereta, membayar pajak kendaraan, tagihan listrik, PDAM, serta tagihan-tagihan bulanan yang lain. Namun kini, sejak adanya internet, mereka lebih memilih cara pembayaran yang lebih praktis, yakni dengan melakukan pembayaran secara online.

Ya, masyarakat di era digital ini sudah terbiasa mendapatkan berbagai barang kebutuhan hidupnya dengan mudah hanya dari genggaman. Kini, kebutuhan hidup apa saja bisa didapatkan melalui aplikasi yang terinstall di smartphone. Maka, tidaklah mengherankan jika imbasnya adalah bisnis startup fintech (financial technology) di Indonesia yang terus tumbuh dan berkembang bak cendawan di musim penghujan.

Tak bisa dipungkiri, perkembangan startup fintech di Indonesia memang sangat pesat. Dari data yang dirilis Katadata, jumlah transaksi fintech Indonesia pada kurun waktu 2017 lalu diperkirakan mencapai US$ 18,65 miliar. Jumlah ini naik sekitar 23,8 persen dari tahun sebelumnya yang masih di kisaran US$ 15 miliar. Hebatnya, angka tersebut diprediksikan akan melonjak menjadi US$ 37,15 miliar pada 2022, jika diukur dengan Compound Annual Growth Rate (CAGR) 2017-2021 sebesar 18,8 persen.

Angka transaksi yang mencapai 18,65 miliar tersebut ternyata juga menjadikan Indonesia sebagai negara dengan nilai transaksi fintech tertinggi di Asia Tenggara loh! Luar biasa, bukan? Nah, jumlah transaksi fintech yang sangat besar tersebut berkembang di berbagai sektor, mulai dari perencanaan keuangan (personal finance), peminjaman (lending), investasi ritel, pembiayaan (crowdfunding), remitansi, riset keuangan, hingga startup pembayaran (payment).

Meskipun agak terlambat, saya sendiri sudah bisa merasakan kemudahan dan kenyamanan menggunakan aplikasi fintech kurang lebih selama dua tahun terakhir ini. Perkenalan saya dengan aplikasi fintech sendiri berawal dari sebuah peristiwa yang menyedihkan di suatu malam, kira-kira dua tahun yang lalu. Tepatnya, ketika saya dan keluarga baru saja tiba di rumah setelah mudik dari kampung halaman.

Perjalanan selepas mudik malam itu memang menyenangkan. Akan tetapi, karena jaraknya yang lumayan jauh, membuat kami merasa kelelahan. Oleh karena itu, begitu tiba di rumah, kami berniat untuk segera beristirahat melepas lelah agar bisa langsung berangkat bekerja pada keesokan harinya. Tapi, sial! Jam 23.00 malam tiba-tiba saja listrik di rumah padam. Usut punya usut, rupanya token listrik di rumah kami habis! Hmm… 

Tanpa basa-basi, saya pun segera keluar rumah, mencari konter yang menjual token listrik. Sebagai gambaran, di kota pinggiran seperti tempat tinggal kami ini, konter-konter sudah mulai tutup di kisaran pukul 21.00. Dan benar saja, sudah hilir mudik saya mencari-mencari, ternyata tidak ada konter yang buka! Jadi, malam itu, mau tidak mau, kami pun harus bercengkerama dengan kegelapan.

Nah, tak mau kejadian pahit itu terulang, sejak saat itu hingga kini, saya dan keluarga pun sepakat menggunakan aplikasi fintech untuk melakukan berbagai macam pembayaran keluarga. Tak hanya membeli token listrik saja, melainkan untuk pembayaran-pembayaran yang lain, seperti belanja online, pembelian pulsa, paket data internet, tiket kereta dan tagihan-tagihan bulanan lainnya.

Selama lebih dari dua tahun itu, saya juga sudah mencoba berbagai aplikasi fintech yang ada. Berbagai pengalaman yang berbeda pun sudah saya rasakan. Ada aplikasi fintech yang lumayan lengkap jenis transaksinya, namun fungsi menunya terasa ribet. Ada yang menunya mudah, tapi loading-nya berat. Ada juga yang user friendly, namun mekanismenya susah.

Dalam hati, saya selalu merasa tidak puas dengan aplikasi-aplikasi fintech yang ada. Hingga suatu ketika, tanpa sebuah kesengajaan, saya dipertemukan oleh media sosial dengan sebuah aplikasi fintech, yaitu BebasBayar. Awalnya, saya sempat menduga jika aplikasi ini tidaklah istimewa, tak ubahnya aplikasi-aplikasi fintech yang lain. Namun, setelah saya coba selama beberapa bulan terakhir ini, saya baru menyadari bahwa aplikasi BebasBayar ini ternyata berbeda dengan aplikasi fintech pada umumnya.

Yap, bagi saya, BebasBayar adalah aplikasi fintech terbaik di Indonesia. Maka dari itu, sejak berkenalan dengan BebasBayar hingga kini, hampir semua pembayaran keluarga pun kami lakukan dengan BebasBayar. Bahkan, beberapa tetangga pun kerap kali datang untuk meminta tolong melakukan isi ulang pulsa, token listrik, dan pembayaran-pembayaran lainnya dengan aplikasi BebasBayar ini.



Oh iya, kalian sudah kenal BebasBayar? BebasBayar merupakan salah satu layanan dari PT. Bimasakti Multi Sinergi. PT. Bimasakti Multi Sinergi sendiri merupakan perusahaan berbasis IT yang berkantor pusat di Grha Bimasakti, Delta Raya Utara Kav. 49-51 Deltasari Baru, Waru, Sidoarjo, Jawa Timur, Indonesia.

Sejak berdiri di tahun 2004 silam, perusahaan ini terus berinovasi sehingga menjadi saat ini menjadi salah satu perusahaan yang terdepan dan handal dalam mengembangkan layanan dalam bidang fintech. Salah satu kehandalannya, dibuktikan dengan berbagai award yang diterimanya dalam beberapa tahun terakhir ini.

BebasBayar adalah aplikasi fintech yang bisa dijadikan solusi untuk memenuhi seluruh kebutuhan pembayaran tagihan rutin kita secara praktis, mudah dan menguntungkan. Praktis, karena hanya dari genggaman, kita bisa melakukan pembayaran apa saja. Mudah, karena menu-menu pada aplikasi ini sangat sederhana untuk dioperasikan.

Keuntungannya?

Ya, selain bisa menghemat waktu dan tenaga, dengan aplikasi BebasBayar, kita bisa mendapatkan keuntungan berupa komisi, selisih harga penjualan, serta program afiliasi yang disediakannya.

Lantas, apa alasan saya mengatakan bahwa BebasBayar adalah aplikasi fintech terbaik di Indonesia? Sebabnya, tak lain tak bukan adalah karena keunggulan-keunggulan yang dimiliki aplikasi ini yang jarang atau bahkan banyak yang tidak dimiliki oleh aplikasi fintech lainnya.

Emang apa saja sih keunggulan BebasBayar?

Keunggulannya, adalah B-E-B-A-S-B-A-Y-A-R!

Biaya pendaftaran 100% gratis dan bisa dilakukan secara mudah melalui form pendaftaran ataupun SMS

Efektif dan efisien untuk dijadikan sumber penghasilan baru melalui bonus dan cashback dari setiap transaksi

Bisa digunakan untuk melakukan transaksi kapanpun dan di manapun tanpa harus meninggalkan aktivitas sehari-hari

Aplikasinya user friendly, bisa dijalankan dengan mudah, bahkan oleh orang yang awam teknologi

Sistem afiliasinya sangat jelas, fair, dan berpotensi menambah penghasilan hingga jutaan rupiah perbulan

Bebas transaksi apa saja dengan mudah melalui aplikasi Android, aplikasi IOS, member area, serta SMS

Aman dan terpercaya, karena telah tersertifikasi ISO 27001 – Information Security Management

Yahud alias luar biasa promo-promo yang diberikan oleh BebasBayar di setiap minggunya

Ada lebih dari 250 jenis layanan pembayaran untuk semua kebutuhan keluarga Indonesia

Ramah dan handal Tim Support serta Customer Service-nya. Mereka juga siap melayani pengguna selama 24 jam non stop

Itulah 10 keunggulan BebasBayar yang membuat aplikasi ini patut mendapat predikat sebagai aplikasi fintech terbaik di Indonesia. Agar lebih praktis dan efisien saat menggunakan BebasBayar ini, kalian bisa mendownload aplikasinya di Google Play bagi pengguna smartphone berbasis android atau di App Store bagi pengguna IOS.

Setelah aplikasi BebasBayar terinstall, kita bisa melakukan registrasi melalui formulir yang disediakan ataupun melalui SMS. Caranya adalah dengan mengirim pesan dengan format: DAFTAR*NAMA*NO.HP*BANK*NOMINAL kemudian dikirim ke: 082244823999. Selanjutnya, tunggu sejenak, maka kita akan menerima SMS konfirmasi berisi ID dan PIN BebasBayar serta angka nominal unik untuk deposit ke rekening bank tujuan yang telah kita pilih sebelumnya.

Setelah mendapat konfirmasi, itu artinya kita sudah terdaftar sebagai member BebasBayar dengan paket personal. Jika menginginkan paket BebasBayar premium yang menawarkan lebih banyak fitur serta jumlah bonus dan cashback yang lebih besar, kita bisa meng-upgrade-nya dengan biaya sebesar Rp. 150.000 yang berlaku untuk selamanya.

Selanjutnya, kita tinggal melakukan transfer deposit pertama sejumlah nominal unik yang diinformasikan dalam SMS. Setelah melakukan pengisian deposit, secara otomatis kita akan menerima SMS konfirmasi bahwa deposit kita telah masuk ke dalam akun BebasBayar. Sampai di sini, maka kita sudah dapat melakukan ratusan transaksi dalam satu aplikasi.

Transaksi apa saja?

Banyak banget! Pokoknya lebih dari 250 transaksi pembayaran. Lihat saja jenis-jenis pembayaran berikut ini!

Tagihan Rutin Bulanan: PLN Pascabayar & Prabayar/Token, Tagihan Air di lebih dari 60 Area PDAM, Telepon, Tagihan Internet/Speedy, Cicilan Kendaran (Lebih dari 20 Multifinance Terbesar), Cicilan Kartu Kredit (Lebih dari 10 Lembaga Keuangan/Perbankan), Tagihan TV Kabel (Lebih dari 30 TV Berlangganan), Pembayaran Gas Negara (GAS)
Pembelian Rutin Kapan Saja: Pulsa Prabayar Semua Operator, Pulsa Data Internet Semua Operator, Voucher Game Online (Lebih dari 35 Game Online)
Travel & Tiket: Tiket Pesawat 14 Maskapai, Tiket Kereta, Hotel
Tiket Hiburan: Pertunjukan, Konser Musik, Tiket Olah Raga
Transaksi Online: Belanja Online, Transfer Dana, Kirim Uang
Pajak: PBB, Pajak Kendaraan (Mobil/Motor), dan lain-lain
Asuransi: Lebih dari 10 Perusahaan Penyediaan Jasa Asuransi, BPJS
Zakat, Infaq dan Shodaqoh: Pembayaran Infaq, Rumah Dhuafa, Shodaqoh, Zakat, Qurban (Kambing / Sapi)
Bisnis Online: Rekening Bersama (Escrow/Rekber), Pemasangan Iklan Baris

Gimana? Lengkap sekali, kan?

Oh iya, BebasBayar juga memiliki fitur yang bagi saya sangatlah istimewa, yaitu Pembayaran Otomatis. Dengan fitur ini, kita bisa menjadwalkan berbagai pembayaran dan tagihan pada setiap bulannya. Jadi, istilah terlambat membayar kemudian terkena denda tidak akan terjadi lagi kalau kita menggunakan fitur Pembayaran Otomatis dari BebasBayar ini. Semakin keren, kan?

Lantas, bagaimana cara transaksinya?

Mudah sekali! Secara umum, caranya adalah buka aplikasi BebasBayar yang sudah terinstall di smartphone, masukkan No. HP/Email serta PIN BebasBayar kita, kemudian pilihlah transaksi pembayaran yang akan dilakukan. Kemudian, kita sudah bisa menikmati kemudahan bertransaksi kapan saja dan di mana saja! Untuk lebih jelasnya, berikut adalah screenshoot tahap-tahap salah satu transaksi yang saya lakukan awal bulan April ini.

Sebagai contoh, pembayaran tagihan PLN yang saya lakukan. Masukkan ID pelanggan.

Pastikan info tagihan pembayaran sudah benar. Lanjutkan dengan Bayar.

Selamat, transaksi berhasil! Ini adalah struk atau bukti pembayaran tagihan listrik.

Nah, kalau ini, laporan transaksi pembayaran yang berhasil saya lakukan

Sangat mudah, kan? Nah, jika kamu ingin lebih mengetahui tentang BebasBayar, silakan kunjungi website resmi BebasBayar, serta follow dan like media sosialnya berikut ini ya?

Selamat memanfaatkan satu aplikasi untuk ratusan transaksi. Salam Bebas!

***

Share This